Langsung ke konten utama

IBADAH QALBIYAH ( Ibadah Hati )

Bismillahirrohmanirrohim..

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

apa kabar nih sahabat sekalian ? Semoga kita semua selalu diberi kesehatan dan selalu dalam lindungan Allah Subhanahu wa ta'ala.

Ibadah Qalbiyah

Abu Darda mengatakan, bahwa Ibadah Qalbiyah itu pahalanya lebih besar daripada ibadah fisik. Beliau mengatakan, orang yang berfikir tentang penciptaan Allah, kemudian timbul kecintaan kepada Allah, dan mengambil pelajarannya, pahalanya lebih besar dari ibadah salat sunnah semalam.

Nah, masya Allah sekali ya sahabat Ibadah Qalbiyah ini. Lalu, contoh ibadah hati tuh yang seperti apa sih ?? oke, jadi salah satu contoh ibadah hati ini adalah bermuhasabah diri.
Sudahkah kita bermuhasabah diri hari ini ??

Ibadah Hati
  •  Lebih besar pengaruhnya terhadap tarbiyah seseorang.
  • Ibadah hati jauh lebih berat daripada ibadah fisik. 
Contohnya :
   1. Menjaga solat semalam suntuk itu lebih mudah daripada menjaga kesabaran dan keikhlasan.
   2. Menjaga kemurnian ibadah atau keikhlasan itu lebih berat daripada ibadah itu sendiri.
   3. Melawan hawa nafsu.
  •  Begitu juga dengan akhlak, sumbernya adalah di dalam hati seseorang, akhlak yang baik itu lebih baik dari salat semalam suntuk. Karna apa ?? Akhlak ini termasuk ibadah qalbiyah dan bisa mengangkat derajat diri kita di sisi Allah.

Ada tiga hal yang menjadikan Ibadah Qalbiyah ini sangat penting, hal tersebut antara lain sebagai berikut ;
1. Bahwa rusaknya Ibadah Hati menentukan rusaknya ibadah fisik.
2. Ibadah Hati penentu surga atau neraka, karena ikhlas tidaknya suatu ibadah itu dari ibadah qalbiyah.
3. Seseorang itu bisa mencapai kedudukan tinggi di mata Allah SWT, jika ibadah hatinya baik.

Jadi sangat penting sekali bagi kita untuk selalu menjaga ibadah qalbiyah kita ini, keikhlasan, akhlak, menjaga akhlak, rasa syukur, sabar.

 Lalu bagaimana sih caranya supaya kita bisa menjaga ibadah hati ini ? 
1. NIAT, pastinya harus Lillah ya sahabat.
2. Banyak berdo'a, supaya kita diberikan kekuatan untuk menjaga ibadah hati kita.
3. Melakukan pembiasaan terhadap ibadah yang kita lakukan.
4. Terus belajar melakukan ibadah hati, karena kesabaran dan keikhlasan membutuhkan waktu yang lama dan panjang.
5. Selalu memohon pertolongan kepada Allah SWT.  

Sekian yang dapat saya sampaikan dan semoga bermanfaat.

Jangan lupa untuk Coment ya sahabat, kritik dan saran dari sahabat sangat membantu untuk perbaikan tulisan saya ini.

Terima kasih..

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makalah Hasil Wawancara "Budidaya dan Bisnis Tanaman Hias"

MAKALAH HASIL WAWANCARA BUDIDAYA DAN BISNIS TANAMAN HIAS Disusun Untuk Memenuhi Ujian Akhir Semester   Mata Kuliah Terampil Menyimak Dosen Pengampu : Nur Indah Sholikhati, M.Pd.       Disusun oleh : Nanda Dewi Saputri (2019001069)     PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA 2020 KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh         Puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga penyusan makalah hasil wawancara “Budidaya dan Bisnis Tanaman Hias” dapat saya selesaikan tepat waktu.        Saya juga berharap dengan sungguh-sungguh supaya makalah ini mampu berguna serta bermanfaat bagi para pembaca dan juga masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan sekaligus wawas...

Makalah Sumber Hukum Islam

SUMBER HUKUM ISLAM Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam Dosen Pengampu : Ahmad Syauqi Hidayatullah, M.Pd.I Disusun oleh : Nanda Dewi Saputri (2019001069) Tarrisa Yulia Ananda Sofwan (2019001070) PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA 2020 KATA PENGANTAR         Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga penyusunan makalah “Sumber Hukum Islam” dapat kami selesaikan dengan baik. tidak lupa kami ucapkan  terimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu dan mendukung dalam penyusunan makalah ini.          Adapun tujuan dari penyusunan makalah ini untuk mengenalkan dan membahas sumber-sumber hukum yang dijadikan pedoman dan landasan oleh umat Islam. Dengan makalah ini diharapkan baik penulis sendiri maupun pembaca dapat memiliki pengetahuan yang lebih luas mengenai Sumber H...